5 Kebiasaan Diet Yang Harus di Hentikan

5 Kebiasaan Diet Yang Harus di Hentikan

Bicara soal diet, ada beberapa kebiasaan diet yang ternyata perlu Anda hentikan.

Karena diet bukan berarti tidak makan, maka Anda harus benar-benar cermat memilih program menurunkan berat badan yang tidak merugikan kesehatan dan memicu penyakit di tubuh. Dilansir Healty Living MSN berikut ini, adalah kebiasaan diet yang sebaiknya Anda hentikan sejak saat ini.

Makan di luar seminggu sekali

Katanya sih dengan memberikan reward bagi tubuh dengan makan enak seminggu sekali setelah enam hari menyiksa diri itu baik. Kenyataannya, makan enak di akhir minggu hanya akan menambah lipatan kalori lebih banyak lagi dan membuat program diet Anda gagal.

Lebih baik menyeimbangkan nutrisi sepanjang minggu dan menikmati menu sehat yang lezat ketimbang harus ‘balas dendam’ dan pada akhirnya menyesal.

Mengunyah permen karet sebelum makan

Katanya mengunyah permen karet sebelum makan bisa menunda lapar. Padahal permen karet juga mengandung kalori yang bisa menambah jumlah kalori tubuh.

Ketika Anda lapar, lebih baik cukupi saja kebutuhan makan Anda dan berhenti sebelum Anda terlalu kenyang.

Membatasi porsi

Membatasi porsi itu memang cara yang benar, tetapi bila tubuh menuntut makan lebih, kenali saja permintaan tubuh. Dengan membiasakan diri makan dalam porsi terlalu kecil Anda akan membuat tubuh kemudian menuntut lebih banyak ketika Anda memberikan self reward di akhir minggu.

Merasa bersalah setiap habis makan

Untuk apa Anda merasa bersalah setiap habis makan? Bukankah apa yang Anda makan adalah makanan bergizi dan bernutrisi untuk tubuh?

Selalu memilih makanan berlabel low fat

Makanan berlabel low fat tidak menjamin membuat Anda selalu langsing. Seringkali label bisa mengecoh Anda, dan membuat Anda merasa boleh makan lebih banyak lagi. Inilah kamuflase yang tersembunyi dan bisa malah berbahaya bagi program diet Anda.

Bila Anda mendambakan berat badan ideal dan tubuh yang sehat dan langsing, seimbangkan menu nutrisi dan latihan Anda. Healthy Diet.