Resiko Yang Terdapat Di Susu Formula Pada Anak

18. March 2016 Kesehatan 0
Resiko Yang Terdapat Di Susu Formula Pada Anak

Mengkonsusmi secara terus menerus seperti susu formula, maka memberikan resiko yang terdapat susu formula sebabkan diabetes pada anak.

Gejala diabetes – Penyakit diabetes adalah penyakit yang sangat umum dijumpai, terutama pada usia lansia. Beberapa penyebab diabetes seperti gaya hidup dan pola makan tidak sehat yang sekarang ini mungkin susah untuk dihindari menjadikan penyakit diabetes ini seolah sudah menunggu setiap orang yang memasuki masa lansia.

Makanan merupakan hal yang utama dari berbagai macam penyakit. Makan makanan sembarangan tanpa adanya pengaturan dan pengendalian menjadikan berbagai penyakit mudah datang. Penyakit diabetes kini bukan hanya terjadi pada orang dewasa atau lansia saja, akan tetapi juga pada anak-anak. Penyakit diabetes pada anak-anak perlu semakin diwaspadai oleh para orang tua.

Dari sebuah data penelitian kecil menunjukkan jumlah anak-anak penderita diabetes terus mengalami peningkatan seiring dengan perubahan gaya hidup. Penyakit diabetes pada anak-anak dipengaruhi oleh beberapa penyebab seperti pola makan yang buruk, riwayat diabetes pada keluarga, anak lahir dengan berat badan rendah serta obesitas. Tingginya asupan gula pada makanan anak-anak menjadi penyebab yang harus diwaspadai para orang tua. Asupan gula terbanyak yang dikonsumsi anak adalah sukrosa hingga mencapai 49,5 gram dan banyak berasal dari konsumsi susu formula.

Untuk mencegah obesitas atau kegemukan pada anak, para orang tua dianjurkan untuk mengembalikan pola makan anak yang benar. Untuk tumbuh kembang anak butuh 1.600 kalori setiap harinya yang dibagi dalam tiga kali makan dan dua kali snack atau makanan ringan. Minum susu secukupnya saja dan tingkatkan aktivitas fisik kepada anak dengan seperti olahraga.

Gejala diabetes biasa disebut dengan 3P yaitu polifagi atau banyak makan, polidipsi atau banyak minum dan poliuri atau banyak kencing. Namun yang seringkali terjadi kepada anak yang banyak makan dan minum orangtua menganggapnya wajar. Begitu pula sering kencing juga dianggap wajar. Karena makan dan minumnya juga banyak itu yang membuat orang tua dan dokter menjadi tidak mengetahui bahwa anak menderita diabetes. Baru setelah anak terkena infeksi, penyakit diabetesnya kelihatan. Gejala diabetes pada anak antara lain seperti muntah, sering buang air besar, kesadaran menurun, dehidrasi berat, kejang-kejang dan lain-lain.